Kita menyukai ombak
Menyusup seperti paus
Sebelum air menabung limbah kejahilan
Sungai tertimbun, dan samudra tercemar
Kita menyenangi bukit
Menjelajah seperti macan
Sebelum tanah menanggung residu keserakahan
Dataran terkeruk, dan hutan tergerus
Kita menikmati angin
Melayang seperti elang
Sebelum udara menampung ampas keberingasan
Ruang tersesak, dan awang-awang ternoda
Kita adalah makhluk segalanya
Hidup menyelam, menapak, dan melambung
Sebelum berkhianat dan merusak kediaman sendiri
Karena kita hanya peduli sejauh jangkauan mata
Karena kita hanya peduli selama hari ini
Kini, kita berkehendak berpindah alam
Mungkin hanya untuk mengulang cerita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar