Sejak semula
Telah kutabur bibit harapan
Kucuri dari sekuntum wajahmu yang menawan
Dari peristiwa yang engkau abaikan
Pada lahan tanpa nama
Di mana kamu?
Semoga bertumbuh baik dan bahagia
Sebagai bunga matahari yang menari-menyinari hari-hari yang berduri
Pada malam ini
Dalam tenang gelap
Dari arah yang tak terbaca
Saat lelap memungkinkan semua
Kupasrah niat kepada penguasa taman
Untuk menemukanmu kembali di dalam mimpi
Bersemi, harum, dan menyenangkan
Untuk kubiarkan begitu saja
Untuk berharap berjumpa lagi
Seperti malam-malam yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar