Redam salam dan kelam bohlam
Cukup meratap tanpa tertatap
Untuk dusta yang tak terkata
Dalam sunyi dan sembunyi
Agar mata memejamkan cerita
Perihal rahasia gelap manusia
Tentang serah yang pasrah
Setelah dihabisi seluruh ambisi
Selama hari-hari yang berlari
Melampaukan cinta demi cita
Berharap nanti sebelum mati
Untuk seia dan bahagia
Untuk bersama tanpa drama
Sebab waktu mesti menentu
Tanpa ragu yang menggangu
Tanpa dalih untuk beralih
Hanya berjanji lalu menjadi
Sampai getir membuat ketir
Dan kita terbata juga membuta
Menggantung semua dalam dua
Memilih berjauh sebelum mengutuh
Mencari dunia demi bahagia
Menguji arti mendewasakan hati
Mencoba mengukir garis takdir
Sendiri-sendiri sampai berdiri sendiri
Sampai tersesat perikatan sesaat
Hingga kepulangan tanpa kerinduan
Menjadi kesatuan tanpa penyatuan
Setelah suasana terusik di sana
Saat kini kita di sini
Suram dalam selimut silam
Menidurkan tanya tak sepatutnya:
"Apakah semata masih kita,
Saling memimpikan dalam kesepian,
Saat kenangan yang menyenangkan,
Lebih sempurna dari rencana?"
Sabtu, 06 Juni 2026
Setelah Jeda Lelah Mereda
Langganan:
Postingan (Atom)