Telah dingin sajian
Di meja ini, hanya keheningan
Seorang makan sendiri, dan seorang datang dengan perut kenyang
Atau sekadar berhadap-hadapan dengan rasa masing-masing
Tanpa berbagi jamuan atau suapan kasih sayang
Dengan tatapan yang menyantap gawai sendiri
Sampai tandas dan saling melalaikan
Telah asing pelukan
Di kasur ini, hanya kesepian
Seorang tidur lebih dahulu, dan seorang begadang larut lembur
Atau sekadar bersamping-sampingan dengan mimpi masing-masing
Tanpa berbagi selimut atau kecupan selamat tidur
Dengan dekapan yang merangkul raga sendiri
Sampai terjaga dan saling meninggalkan
Telah pudar kemesraan
Di bilik ini, hanya kedinginan
Seorang sedang mandi, dan seorang telah pergi terbawa cepat roda
Atau sekadar berpunggung-punggungan dengan rencana masing-masing
Tanpa berbagi godaan atau pelukan penuh cinta
Dengan sentuhan yang mengusap tubuh sendiri
Sampai elok dan saling mengabaikan
Demikianlah adanya
Rumah ini hanya pelarian
Ruang sembunyi dari kejaran dunia untuk kembali menguatkan diri
Mengulang rutinitas untuk menyambung kehidupan yang melelahkan
Tanpa sisa daya untuk bercanda
Tanpa sisa waktu untuk bermain-main
Dengan sendiri-sendiri, pulang dan melawan kebosanan untuk bersetia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar