Hari ini, kau kembali memujiku
Seperti kemarin, aku menakutkan esok yang jauh
Pada masa depan, ketika waktu merenggut keindahanku dari masa lalu, dan kau kesulitan menemukan alasan untuk mengagumi
Terhadap matamu, segala keraguanmu
Berkembang, menjadi ketakutanku terhadap tubuhku sendiri
Yang fana, mungkin juga cintamu
Aku ingin kita menuju akhir yang sama
Merenta, membusuk, dan terurai bersama
Menjadi sepasang jiwa yang tak lagi tersekat batas raga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar