Senin, 14 September 2026

Hampir Sempurna

Berulang kali bangun untuk membangun
Puncak karier yang tergapai, dari dasar terbawah
Merangkak, menerjang semalu, mengurai benalu
Menjadi majikan gerombolan jelata yang merana
Menjadi semena-mena demi kuasa selamanya
Menistakan muruah sebagai perintis

Terkuras dahsyat daya untuk berdaya
Status hartawan yang tercapai, dari lembah kefakiran
Mengais, menumpuk dana, menimbun aset
Menjadi juragan kawanan buruh yang melarat
Menjadi serakah demi memuaskan keinginan
Merusak martabat sebagai pekerja

Jutaan bunga untuk hidup berbunga-bunga
Sepasang yang setia, dari sekian pengkhianatan
Mendendam, menabur godaan, menjerat simpanan
Menjadi gembala sejumlah raga yang menggelandang 
Menjadi pengkhianat demi syahwat berahi
Menodai kesucian sebagai pecinta

Segalanya hampir sempurna
Dari kehampaan menuju kecukupan
Lalu memuncak kepuasan dan menuntut pembaruan
Untuk waktu yang terus berlanjut, untuk nafsu yang tetap bergelora
Menghancurkan cita masa muda untuk menjadi terhormat, terpandang, dan tercinta
Menyisakan masa tua untuk meratapi riwayat hidup yang berujung penyesalan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar