Selasa, 14 Mei 2019

Keributan

Kemarahan menyesaki ruang udara
Dari suara-suara yang tak bersepakat
Doa-doa dilafalkan dengan amarah
Seperti gertakan anak kepada ibunya
Demi nafsu yang membutakan
Atau demi tahta tuan-tuan yang buta

Telinga telah membenci keheningan
Dan mulut terlalu mencintai keributan
Sampai semua mati dan diam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar