Senin, 22 Juni 2026

Sumpah Sampah

Entah pada mana kata hati mereka terikat
Tekad berjuang sebatas ikrar dalam kelompok
Sekongkol, bersiasat, menebar benih cita-cita
Membawa panji yang tercerai warna penafsiran
Bagai sihir pelangi meninabobokan mara bahaya
Mengancam ketenangan yang terjaga dari mimpi
Mengaburkan penglihatan batin yang hitam-putih
Memasrahkan ketidakberdayaan untuk memilih
Dengan sebaik-baiknya merendahkan keburukan
Dari sekawanan penjahat kepada penjahat yang lain

Demikianlah, sebab kata kehilangan kekuatan
Melumpuh kala janji surga menjadi wabah
Menjangkit sebagai pelet manjur pesilat lidah
Menular dari drama apik panggung perdebatan
Yang kita nikmati sebagai pentas keculasan
Yang cukup berarti dengan menyajikan harapan

Sampai kini, masih seperti kemarin yang lampau
Terucap sumpah atas nama kita semua
Dari kelompok, oleh segelintir, untuk mereka saja.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar