Kamis, 12 Januari 2017

Kisah Terhapus

Tanahlah hakikat hidup
Tempat berasal dari ketiadaan
Menghidupi limpah ruah nikmatnya
Melindungi hidup segenap makhluk
Lalu, semua berpulang juga padanya

Di tanah jugalah terukir lakon
Bersama udara, air, dan api
Tentang pemimpin yang zalim
Para manusia yang tak amanah
Yang lalai menjaga amanat

Lihatlah di tanah
Nyawa-nyawa melayang
Tumbuhan tertimbun beton
Hewan terusir dari rumahnya
Lalu, manusia saling membunuh
Demi sehela napas

Sisa menunggu saatnya
Kisah manusia pun berakhir
Saat hamparan ayat-ayat tak terbaca
Kala alam sekadar pemuas nafsu
Maka, tanah yang dulunya surga
Hanyalah persinggahan menuju neraka

Tidak ada komentar: